Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Jajanan Tradisional Khas Yogyakarta, Ada yang Eksis Sejak Era Kerajaan Mataram

Sausan Sudarjat , Jurnalis-Sabtu, 02 Januari 2021 |10:04 WIB
5 Jajanan Tradisional Khas Yogyakarta, Ada yang Eksis Sejak Era Kerajaan Mataram
Legomoro, salah satu kue tradisional khas Yogyakarta (Foto: Gudegnet)
A
A
A

YOGYAKARTA memiliki aneka ragam kuliner yang memanjakan lidah. Baik makanan berat seperti nasi ataupun camilan berupa kue-kuean.

Kalau menyebut jajanan pasar, yang muncul dalam benak kita pastinya kue-kue tradisional yang bermacam-macam. Kue-kue ini juga memiliki cita rasa khas daerahnya masing-masing.

Nah, berikut ini Okezone akan rangkumkan ragam jajanan tradisional unik khas Jogja yang jangan sampai dilewatkan manakala berkunjung ke Kota Gudeg, sebagaimana dilansir dari dari akun TikTok @liburandijogja.

1. Jadah Manten

Jadah manten merupakan kue tradisional khas Yogyakarta yang dibuat dari ketan, santan, dan dalamnya diisi daging ayam atau sapi lalu dibungkus dengan telur dadar. Kue ini biasanya berbentuk balok dengan ukuran tertentu.

Baca juga: 4 Spot Kuliner Ini Bikin Liburan ke Jogja Lebih Menyenangkan

Jadah Manten

(Foto: Instagram/@qila_snack)

Kue ini disebut Jadah Manten karena menjadi salah satu seserahan pengantin pria kepada pengantin wanita. Makanan ini memiliki filosofi supaya sang pengantin lengket seperti jadah yang mudah menempel di tangan.

2. Kipo

Merupakan makanan yang terbuat dari adonan tepung ketan yang diberi isian tetelan atau parutan kelapa yang dimasak dengan gula Jawa. Kue ini khas dengan warna hijau dan cokelat hasil perpaduan gula merah dan kelapa.

Kue Kipo

(Foto: Instagram/@shintaardhianty)

Warna hijau berasal dari daun suji yang dicampur ke dalam adonan tepung ketan. Kipo memiliki rasa yang begitu legit dan beraroma harum dari daun pandan. Kue ini hanya bertahan satu malam karena menggunakan bahan-bahan alami.

Baca juga: Liburan ke Lombok, Intip Gaya Menggoda Awkarin

3. Legomoro

Legomoro merupakan makanan yang berasal dari ketan dan diisi daging ayam yang dibalut dengan daun pisang, tampilannya seperti lemper. Kue ini dibungkus dengan daun pisang yang diikat dengan dua atau tiga tali bambu.

Legomoro bermakna hati lega karena telah datang ke rumah mempelai wanita, datang dengan ikhlas dan yang menerima pun ikhlas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement