Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan perjuangan melawan pandemi Covid-19 yang kurang lebih sudah berlangsung di sepanjang tahun 2020 ini. Sama halnya seperti negara lain, para tenaga kesehatan di Indonesia juga banyak yang berguguran ketika bertugas dalam penanganan Covid-19.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sejauh ini tercatat sebanyak 507 tenaga kesehatan telah gugur sejak pandemi Covid-19 menghantam di Indonesia. Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sendiri berduka atas gugurnya para tenaga kesehatan ini.

“Atas nama pemerintah, saya turut berbelasungkawa dan saya berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers di Istana Negara kemarin
Menkes Budi menambahkan, karena tenaga kesehatan merupakan garda terdepan penanganan pandemi Covid-19. Maka pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan dan keselamatan, salah satu caranya dengan terus mengupayakan ketersediaan alat kesehatan yang berkualitas.
Memastikan seluruh nakes terlindungi dan tertangani dengan baik, mulai dari asupan gizi sampai memastikan para tenaga kesehatan yang saat ini sudah cukup kewalahan tidak kelelahan.
“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan, saya ingin pastikan kita maksimalkan perlindungan yang bisa kita berikan kepada mereka. Menurut saya sudah terlalu banyak kita kehilangan tenaga kesehatan dan adalah kewajiban kita untuk melindungi mereka" tegasnya.
Baca juga: WHO Peringatkan Ancaman Pandemi yang Lebih Buruk di Masa Depan
Sebagai langkah konkrit, pemerintah sendiri diketahui telah menetapkan tenaga kesehatan di seluruh 34 Provinsi di Indonesia sebagai kelompok prioritas. Yaitu golongan orang-orang penerima vaksin Covid-19 gelombang pertama, yang vaksinasinya akan dimulai pada Januari 2021.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.