Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bunda, Kebiasaan Jajan Sembarangan Bisa Picu Anak Kelaparan

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Rabu, 30 Desember 2020 |08:04 WIB
Bunda, Kebiasaan Jajan Sembarangan Bisa Picu Anak Kelaparan
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Stunting dan kelaparan pada anak masih jadi masalah kesehatan krusial di 2020. Sehingga peran ibu sangat dibutuhkan untuk mengatur kebutuhan pangan keluarga. 
Berdasarkan Indeks Kelaparan Global 2019, Indonesia masih mengalami masalah 
kelaparan yang serius dan faktanya 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi sebesar 30,8%. Dibandingkan dengan hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI), angka stunting berhasil ditekan 3,1% dalam dua tahun terakhir. 
Selain itu, hasil survei Foodbank Of Indonesia (FOI) pada Agustus 2020 di 14 titik menunjukkan bahwa 27% balita pergi 
ke sekolah dengan perut kosong karena tidak makan hingga siang hari bahkan di daerah 
lainnya mencapai 40-50%. Hal tersebut pun disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya kebiasaan jajan sembarangan yang menjadi bagian dari gaya hidup. 
Menurut Deputi Menteri PPA Tumbuh Kembang Anak PPPA, Lenny N Rosalin, status gizi sangat ditentukan oleh asupan makanan yang diberikan oleh ibu. Jika tidak, maka anak-anak akan menjalani gaya hidup tidak sehat untuk mendukung tumbuh kembangnya. 
"Sebaliknya, jika anak kita sehat dan hak-haknya terpenuhi maka akan menjadi anak yang hebat," 
ujarnya saat webinar Anugerah Bunda Teladan 2020, Selasa 29 Desember 2020. 
Lenny menambahkan, jika peran ibu dalam mengatur gaya hidup keluarga sesuai, diharapkan anak-anak bisa tumbuh sehat dan cerdas. "Anak-anak juga akan menjadi sumber daya manusia terbaik untuk Indonesia dan pastinya hal ini tidak luput dari peran ibu”, ungkap Lenny. 
Sementara itu, Founder FOI Hendro Utomo menambahkan, seorang ibu memang harus berperan penting bagi ketahanan pangan keluarga. Karena ibu menjadi pemegang keputusan pangan, produksi pangan dan penentu pola konsumsi pangan. 
“Mereka lah yang selama 
ini menjadi ujung tombak dalam memastikan agar anak tidak kelaparan," pungkasnya

Lenny menambahkan, jika peran ibu dalam mengatur gaya hidup keluarga sesuai, diharapkan anak-anak bisa tumbuh sehat dan cerdas. "Anak-anak juga akan menjadi sumber daya manusia terbaik untuk Indonesia dan pastinya hal ini tidak luput dari peran ibu”, ungkap Lenny. 

Sementara itu, Founder FOI Hendro Utomo menambahkan, seorang ibu memang harus berperan penting bagi ketahanan pangan keluarga. Karena ibu menjadi pemegang keputusan pangan, produksi pangan dan penentu pola konsumsi pangan. 


“Mereka lah yang selama ini menjadi ujung tombak dalam memastikan agar anak tidak kelaparan," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement