SAAT berlibur ke sebuah kota atau daerah, salah satu yang menjadi incaran adalah kuliner khas setempat. Selain bangunan ikonik, memang makanan khas daerah tidak boleh dilewatkan untuk dicicipi.
Nah, jika kebetulan Anda sempat ke luar negeri atau berencana melakukan perjalanan ke luar negeri setelah pandemi ini berlalu, ada beberapa kue yang tidak boleh Anda lewatkan loh. Melansir Highend, inilah daftar kue tersebut.
Lamington

Lamington merupakan jenis kue bolu tradisional yang dicelupkan ke dalam coklat dan dilapisi dengan kelapa parut yang halus. Makanan ini merupakan salah satu makanan klasik Australia yang sangat tenar di negara tersebut. Setiap tanggal 21 Juli, masyarakat Australia bahkan secara spesial merayakan Hari Nasional Lamington.
Menurut asal-usulnya kue ini sudah ada sejak tahun 1900 di Queensland, ketika resepnya muncul pertama kali di koran Queensland Country Life. Menurut pemerintah Queensland, suguhan itu dibuat oleh koki dari gubernur ke-8 negara bagian itu, Lord Lamington, untuk diberikan kepada tamu yang tidak terduga.
Saat ini masyarakat banyak menyebut kue ini sebagai Lammos dan menambahkan topping seperti karamel asin, apel, jeli raspberry, dan selai kacang.
Kladdkaka
Swedia memiliki roti tradisional yang terkenal lainnya, yaitu Kladdkaka, atau Kue Lumpur. Hal ini membuktikan mereka memiliki selera yang tinggi untuk makanan-makanan manis. Diterjemahkan sebagai 'kue lengket', Kladdkaka adalah kue coklat yang sangat lezat. Rasanya menyerupai brownies lembut, yang dibuat dengan tepung, telur, mentega, gula, dan coklat. Makanan ini biasanya sering dimakan dengan tambahan whipped cream atau es krim vanilla dan raspberry.
Hari Kue Lumpur Nasional (Kladdkakans Dag) dirayakan setiap 7 November di Swedia. Meskipun ini adalah hari libur tidak resmi, ini adalah salah satu agenda acara populer di kalender kue Swedia yang merayakan beragam makanan manis.
Pretzel

Camilan tradisional yang terbuat dari tepung, telur, mentega, gula, dan almond ini merupakan salah satu makanan yang populer di Luksemburg, Jerman dan sekitarnya. Pretzel pada zaman dahulu rasanya dibuat gurih, tetapi pretzel modern paling populer dengan rasa manis.
Dalam tradisi masa lalu, pria Luksemburg diminta untuk mempersembahkan kue ini untuk kekasihnya, dengan bentuk kue yang melambangkan lengan yang saling bertautan. Sebaliknya wanita akan membalasnya dengan memberikan telur pada hari Minggu Paskah.
Luksemburg merayakan Bretzelsonndeg, atau Pretzel Sunday, setiap hari Minggu Prapaskah keempat. Saat ini Bretzelsonndeg juga dirayakan sebagai perayaan lingkungan, dengan menghias kereta wisata Jhangeli yang didekorasi dengan kue ini.
Ada juga rombongan 'Pretzel Queen', yang merupakan orkestra kecil dan sekelompok pembuat roti yang membagikan Pretzel gratis kepada orang yang lewat. Perayaan ini tentu sangat menghangatkan hati dan perut.