BANYAK hal yang perlu diperhatikan untuk ibu hamil, salah satunya adalah gaya hidup sehat. Namun ketika seorang ibu sedang hamil, terkadang kesulitan mencari makanan yang sesuai dengan kebutuhan terbaik untuknya dan si calon buah hati.
Sesekali ada hasrat untuk makan makanan yang digemari, tapi makanan tersebut ternyata kurang baik untuk ibu hamil. Ada juga masalah ketika tidak ada nafsu makan, padahal bayi dalam kandungan membutuhkan nutrisi penting.
Baca juga: Bunda, Ini Lho Cara Rawat Kulit Selama Hamil dan Setelah Melahirkan
Oleh karena itu, ada baiknya jika menyiapkan segalanya ketika memasuki kehamilan, seperti menyusun rencana makan sehat.
Anda sebaiknya berfokus pada makanan utuh yang memberikan jumlah nutrisi yang lebih tinggi dari hal-hal baik yang dibutuhkan saat tidak hamil. Misalnya adalah protein, vitamin dan mineral, jenis lemak yang sehat, karbohidrat kompleks, serat dan cairan.
Untuk lebih lanjut, berikut ini enam makanan bergizi super yang baik dikonsumsi ibu hamil, seperti dikutip dari Healthline, Rabu (16/12/2020).

1. Produk susu
Selama kehamilan, seorang ibu perlu mengonsumsi protein dan kalsium ekstra untuk memenuhi kebutuhan si kecil yang sedang tumbuh di dalam perut. Produk susu seperti susu, keju, dan yogurt harus selalu tersedia.
Produk susu mengandung dua jenis protein berkualitas tinggi yakni kasein dan whey. Produk susu adalah sumber kalsium makanan terbaik, dan menyediakan fosfor, vitamin B, magnesium, serta seng dalam jumlah tinggi.
Yogurt mengandung lebih banyak kalsium daripada kebanyakan produk susu lainnya dan sangat bermanfaat. Beberapa varietas juga mengandung bakteri probiotik, yang mendukung kesehatan pencernaan.
2. Kacang-kacangan
Kelompok makanan ini termasuk kacang polong, buncis, buncis, kedelai, dan kacang tanah. Kacang-kacangan adalah sumber serat, protein, zat besi, folat, dan kalsium nabati yang bagus. Semuanya dibutuhkan tubuh selama kehamilan.
Folat adalah salah satu vitamin B (B9) yang paling penting. Ini sangat penting bagi Anda dan bayi, terutama selama trimester pertama, dan bahkan sebelumnya.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Ini Rekomendasi Pelayanan Antenatal untuk Ibu Hamil
3. Ubi jalar
Ubi jalar tidak hanya enak dimasak dengan ribuan cara, tetapi juga kaya akan beta karoten, senyawa tanaman yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh Anda.
Vitamin A penting untuk perkembangan bayi. Waspadai sumber vitamin A hewani dalam jumlah berlebihan, seperti jeroan yang dapat menyebabkan toksisitas trusted source dalam jumlah tinggi.
4. Brokoli dan sayuran hijau
Tidak mengherankan jika brokoli dan sayuran hijau tua seperti kangkung serta bayam, mengandung begitu banyak nutrisi yang ibu hamil butuhkan. Bahkan jika tidak suka memakannya, dapat ditambahkan ke semua jenis hidangan.
Manfaatnya antara lain menambah serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium. Semuanya adalah sumber kebaikan.
Baca juga: Ibu Hamil Diminta Tak Takut ke Fasilitas Kesehatan untuk Periksa
5. Daging dan protein tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak dan ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik. Daging sapi juga kaya zat besi, kolin, dan vitamin B lainnya yang dibutuhkan dalam jumlah lebih banyak selama kehamilan.
Zat besi merupakan mineral esensial yang digunakan oleh sel darah merah sebagai bagian dari hemoglobin. Ibu hamil akan membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah meningkat. Ini sangat penting selama trimester ketiga kehamilan.
Baca juga: 5 Makanan Ini Baik untuk Ibu Hamil, Calon Bayi pun Jadi Sehat
6. Alpukat
Alpukat merupakan buah yang tidak biasa karena mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal. Alpukat juga kaya serat, vitamin B (terutama folat), vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C. Berkat kandungan lemak sehat, folat, dan kalium yang tinggi, alpukat adalah pilihan yang bagus selama kehamilan.
(Hantoro)