Program perbaikan gizi remaja ini meliputi peningkatan kapasitas, suplementasi TTD, edukasi dan penguatan manajemen terintegrasi stakeholder terkait.
Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pemberian TTD dan edukasi gizi pada remaja tetap dilaksanakan dengan modifikasi atau penyesuaian pelayanan serta integrasi program.
Nantinya, pihak pengelola berharap agar para remaja bisa lebih aktif dan bertanggung jawab, tidak hanya dalam masalah kesehatan saja, tetapi juga lebih bertanggung jawab terhadap pernikahan dini serta kehamilan dini.
(Helmi Ade Saputra)