Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebabkan Komplikasi, Pasien Covid-19 Berisiko Alami Disfungsi Ereksi

Wilda Fajriah , Jurnalis-Kamis, 10 Desember 2020 |11:45 WIB
Sebabkan Komplikasi, Pasien Covid-19 Berisiko Alami Disfungsi Ereksi
Pasien Covid-19 bisa berisiko disfungsi ereksi (Foto : Yahoo)
A
A
A

"Pada banyak orang, kerusakan tubuh yang terjadi akibat Covid-19 bukan dari virus itu sendiri, tetapi dari respons tubuh terhadap virus yang memicu keadaan hiperinflamasi," kata Mike Bohl, MD, MPH , dari klinik kesehatan pria digital Roman.

Hiperinflamasi dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah kecil serta pembengkakan endotel, lapisan pembuluh darah. Disfungsi endotel ini, ditambah dengan adanya gumpalan darah, pada akhirnya mengganggu aliran darah yang paling penting dalam hal ereksi.

Serangan Jantung

Covid-19 juga dapat memperburuk kondisi jantung yang sudah ada, seperti radang jantung atau detak jantung tidak teratur. Plus, banyak obat yang digunakan untuk mengobati kondisi jantung seperti beta-blocker, dapat menyebabkan disfungsi ereksi sebagai efek samping.

"Jadi ada dua hal yang berpotensi terjadi, yakni Covid-19 dan molekul inflamasi yang merusak pembuluh darah, dan obat-obatan yang menyebabkan efek samping," kata Dr. Bohl.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement