Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jatiluwih, Satu diantara Tujuan Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Tabanan, Bali

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 07 Desember 2020 |11:38 WIB
Jatiluwih, Satu diantara Tujuan Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Tabanan, Bali
Foto : Dok.Instagram @infojatiluwih
A
A
A

Liburan ke Bali selalu menjadi favorit wisatawan domestik, bahkan mancanegara. Bali memang tak pernah kehabisan lokasi yang instagramable dan cantik yang menjadi objek wisata untuk melepas penat. Pilihan wisata di Bali tentu tak hanya di sekitar Kuta, Denpasar, atau kota-kota utama di Bali! Tetapi Anda bisa melipir sedikit menjauhi kota, Anda akan menemukan desa wisata dengan pesona tersembunyi di dalamnya.

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Bali yang terletak sekitar 35 km di sebelah barat Kota Denpasar. Untuk mencapai ke sana, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 52 menit dari Kota Denpasar. Nuansa alam yang indah bisa Anda temui di sana, karena Tabanan memiliki desa-desa wisata yang tentunya menawarkan ketentraman dan kedamaian.

Foto: Dok.Instagram @infojatiluwih

Ada beberapa desa yang wajib Anda kunjungi dan menjadi wish list tempat berlibur Anda bersama keluarga. Berikut desa-desa wisata yang ada di Tabanan:

1. Desa Mengesta

Desa wisata ini terletak di daerah Penebel, Tabanan. Jika Anda berwisata ke sini jangan lewatkan wisata-wisata menarik yang telah disuguhkan. Desa Mengesta terkenal dengan peninggalan purbakala, berupa arca, pahatan batu dan logam. Selain itu, Anda juga bisa menikmati sentuhan mata air panas di Piling Kawang dan Belulang. Satu lagi yang tak mungkin Anda lewatkan di desa ini tentu saja persawahan yang memanjakan mata. Sawah yang hijau akan membuat Anda lebih rileks dan menenangkan pikiran.

2. Desa Salak Tabanan

Desa lainnya di Tabanan adalah Desa Salak yang berada di kawasan Selemadeg, Tabanan. Di desa ini Anda akan menemukan 3 buah air terjun yang cantik, di antaranya Tibu Sampi, Batu Tumpuk, dan Batu Sangian. Tentunya, pesona sawah terasering Desa Salak ini tak kalah dengan Desa Mengesta. Hijaunya sawah yang berundak-undak bisa menjadi spot foto menarik yang bisa Anda pamerkan di sosial media Anda.

3. Desa Pinge

Di Kecamatan Marga, Tabanan terdapat sebuah desa yang berudara sejuk. Desa Pinge namanya, yang menurut warga setempat Pinge berarti putih. Desa Pinge berada di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Berjarak 34 km dari pusat Kota Denpasar, sehingga membutuhkan waktu 1,5 jam untuk sampai ke Desa Pinge dnegan sepeda motor.

Seperti desa di Tabanan lainnya, Desa Pinge menawarkan sejuta pesona areal persawahan yang luas dan cantik dengan sebuah pura yang berada di komplek persawahan bernama Pura Beji. Pura ini biasa dijadikan tempat bermeditasi oleh para wisatawan karena jauh hiruk pikuk perkotaan. Anda akan dimanjakan dengan suasana yang tenang dan damai disekelilingnya. Selain itu, Anda bisa menyaksikan aktivitas para petani di sawah dan menginap di rumah tradisional yang disewakan. Pokoknya dijamin berlibur di sini, Anda akan lebih dekat dengan alam.

4. Desa Wisata Tista

Tista berasal dari kata Ngetis yang dalam bahasa Bali berarti beristirahat. Desa Tista yang berada di Kecamatan Kerambitan, Tabanan ini menawarkan berbagai paket wisata yang beragam mulai dari trekking desa hingga aktivitas workshop pandai besi, membajak areal persawahan, bermain instrumen rindi yang merupakan alat musik tradisional Bali. Selain itu, Anda juga bisa mengambil paket yoga yang dilakukan di Bale Desa atau mengikuti paket kelas Menari Andir dengan instruktur tari professional lengkap dengan kostum penari Bali.

5. Desa Wisata Jatiluwih

Foto: Dok.Instagram @infojatiluwih

Terletak di Kecamatan Panebel, Tabanan, Desa Jatiluwih dinobatkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO, sehingga menjadi primadona bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Desa Jatiluwih terkenal dengan kualitas berasnya, makanya disebut Jatiluwih Rice Terrace. Berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, membuat Desa Jatiluwih sangat sejuk dan asri.

Desa Jatiluwih juga dikenal dengan panorama sawah teraseringnya yang menawan. Sistem pengairan tradisional subak telah dilakukan oleh warga sekitar selama beraba-abad, sehingga menjadikan Desa Jatiluwih penuh keunikan untuk para wisatawan yang ingin berkunjung.

Sebagai desa wisata, Desa Jatiluwih yang berada di kaki gunung Batukaru menawarkan aktivitas yang menarik dan sayang untuk dilewatkan, seperti bersepeda menyusuri Jatiluwih sambil memandangi areal persawahan, trekking, hiking, mengikuti kelas memasak dengan cita rasa khas Bali dan tradisional, melakukan aktivitas pertanian tradisional bersama petani, hingga melakukan yoga di Jatiluwih. Desa Jatiluwih tentu tak hanya menawarkan keindahan alamnya saja, tetapi juga ketenangan dan kedamaian yang membawa mood positif saat berlibur.

Desa Jatiluwih salah satu desa wisata yang sangat dijaga keasliannya. Saat tiba di Jatiluwih,sejauh mata memandang Anda akan disuguhkan dengan hamparan sawah yang mempesona yang membuat Anda betah berada di sana. (CM)

(Yaomi Suhayatmi)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement