Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AIMI Surati Menkumham Bela Hak Vanessa Angel Menyusui Baby Gala

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 03 Desember 2020 |13:03 WIB
AIMI Surati Menkumham Bela Hak Vanessa Angel Menyusui Baby Gala
Vanessa Angel (Foto : Instagram/@vanessaangelofficial)
A
A
A

Surat AIMI untuk Menkumham ini kemudian ramai dibahas di jagat maya. Banyak netizen mendukung langkah ini.

"AIMI sungguh-sungguh membela hak anak mendapat yang terbaik di awal kehidupannya. Harus kita dukung bersama! Apapun masalah si ibu, anak tidak layak jadi korban ikutan. Justru anak yang sehat dan kuat memperbaiki keutuhan keluarga," terang @drtanremanlay.

"Semoga dimudahkan. Kebayang dong pumping di penjara? Pumping di rumah saja ribet, belum cuci botol, sterilizer, pendingin, dan harus steril juga tempatnya. Semoga anaknya tetap dapat hak ASI," kata @ildaas***.

Vanessa Angel

Di sisi lain, ada netizen yang berkomentar seperti ini, "Jadi, (dengan surat) ini minta VA dibebaskan?" tanya @anty****. AIMI pun merespon pertanyaan tersebut:

"Dibebaskan dari vonis hukum tentu tidak. Kegiatan advokASI terkait hak menyusui bagi para narapidana perempuan pilihan output-nya bisa bermacam-macam sesuai status hukum napi. Untuk yang vonisnya ringan bisa berupa penangguhan penahanan, bisa penahanan rumah sementara, dan mekanisme-mekanisme hukum lainnya."

AIMI melanjutkan, "Untuk langkah yang lebih serius di jangka panjang, misalnya pemerintah bisa mengupayakan pengadaan lapas khusus yang akomodatif agar ibu dan bayi bisa bersama-sama untuk periode tertentu hingga sang bayi bisa dipisahkan dari ibunya. Ada banyak langkah perbaikan penanganan yang bisa dipertimbangkan bersama-sama oleh lembaga-lembaga terkait."

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement