SEMASA hidupnya Putri Diana rupanya senang menginap di Hotel Carlyle, New York. Seandainya dinding lift bisa berbicara, mungkin mereka akan bercerita tentang aktivitas apa saja yang dilakukan Putri Diana di hotel tersebut.
Hotel ini dibangun pada tahun 1930 dan terletak di sudut Madison Avenue, 76th Street, Upper East Side. Hotel Carlyle telah dipandang sebagai tempat persembunyiannya para bangsawan, politisi, dan selebriti, termasuk Putri Diana.
Staf Hotel Carlyle selalu tutup mulut tentang apa yang terjadi di balik tembok hotel. The New York Times pernah menyebut hotel dengan 188 kamar itu sebagai Istana Rahasia karena privasi yang diberikannya kepada para tamunya.
Pada 2018, ada sebuah film dokumenter dengan judul "Always the Carlyle" oleh Matthew Miele. Film ini mengungkapkan cerita yang belum pernah dibagikan sebelumnya tentang beberapa tamu hotel yang paling terkemuka, salah satunya adalah Putri Diana.

Putri Diana pertama kali berkunjung ke New York dalam acara tur solonya selama tiga hari pada Februari 1989, momen tersebut ditayangkan di musim keempat "The Crown".
Menjelang perceraiannya dengan Pangeran Charles pada 1996, Putri Diana jadi lebih sering mengambil perjalanan solo ke New York dan sering kali tinggal di Carlyle.
"Putri Diana sering mengunjungi "Royal Suite" seluas 1.800 kaki persegi di lantai 22, yang saat ini merupakan salah satu kamar hotel yang paling banyak peminatnya", ujar Direktur Komunikasi Hotel Carlyle Jennifer Cooke seperti dilansir Okezone dari Insider.
Suite dengan dua kamar tidur itu saat ini sedang dalam renovasi. Sebelumnya, suite itu disewakan seharga USD 8.000 atau sekira Rp113,5 juta per malam, seperti dilaporkan Architectural Digest pada 2016.
Baca Juga: Mengintip Ruang Tersembunyi di Pesawat Tempat Pramugari Beristirahat