Namun, para peneliti memperingatkan masih adanya potensi ancaman terhadap spesies yang dilindungi itu. Mirza memberi contoh kemungkinan invasi spesies "alien" atau yang tidak asli daerah itu seperti kodok buduk.
Selain itu, terdapat persepsi konservasi yang rendah oleh masyarakat tidak hanya yang tinggal di TN Komodo, tapi juga yang berada di luar kawasan tersebut.
Dirinya juga mengingatkan bahwa komodo tidak hanya berada di daerah kawasan taman nasional tapi terdapat juga di daerah lain.
"Kami harapkan mendapat perhatian yang lebih banyak, karena selama ini orang kami lihat lebih banyak perhatian ke komodo di dalam Taman Nasional. Padahal di luar Taman Nasional ada juga komodo, dan mereka tidak terlalu diperhatikan," tuntasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.