Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien Hipertensi Sering Nyeri Dada? Waspada Penyakit Aorta

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 13 November 2020 |08:00 WIB
Pasien Hipertensi Sering Nyeri Dada? Waspada Penyakit Aorta
Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)
A
A
A

Dokter Suko melanjutkan, ada gejala yang bisa dikenali pasien hipertensi jika dia mengalami penyakit aorta, salah satunya adalah dada nyeri. "Hal ini terjadi karena adanya pembengkakan di daerah jantung atau di dadanya," katanya.

Selain nyeri dada, gejala lain muncul ketika seseorang mengalami aorta bisa dibaca dari pembengkakan yang terjadi dan menekan pembuluh darah lain yang ada di sekitarnya.

Maksudnya, ketika aorta itu menekan bagian aliran darah yang ke otak, maka gejala yang muncul adalah kondisi stroke, lalu misalnya pembuluh darah yang ditekan adalah aliran ke usus, maka pasien bisa meninggal dunia.

asma

Kemudian, area yang ditekan misalnya paru-paru, maka pasien bisa mengalami sesak napas. Begitu juga jika aorta yang bengkak menutup aliran darah di kerongkongan, si pasien akan mengalami batuk dan sesak napas. Sesak juga bisa terjadi kalau aorta-nya menekan di pita suara.

"Sialnya, semua gejala yang muncul itu terjadi pada kondisi pembengkakan aorta yang sudah besar sekali, sehingga memang skrining pada pasien hipertensi menjadi penting," tambah dr Suko.

Namun, pada dasarnya, tegas dr Suko, penyakit ini tidak mengeluarkan gejala. Karena itu, jika Anda termasuk pasien hipertensi, sangat disarankan untuk mengontrol tekanan darah secara rutin agar penyakit aorta yang berbahaya ini bisa diminimalisir.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement