Tekanan darah atau disebut hipertensi ternyata sangat berakibat fatal terhadap kesehatan. Hipertensi dapat memicu serangan jantung, stroke, pecahnya pembuluh darah hingga berujung kematian.
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp. JP(K) mengatakan, hipertensi dapat menyebabkan penyempitan arteri yang kurang elastis membuat darah lebih sulit mengalir dengan lancar, dan mudah ke seluruh tubuh. Hal inilah yang menyebabkan jantung bekerja lebih keras.
"Progresif di mana otot jantung tidak dapat memompa cukup darah melalui jantung untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan darah dan oksigen," katanya dalam konferensi pers virtual bertajuk Kelola Hipertensi, Cegah Gagal Jantung dan Kematian, Kamis (12/11/2020).

Ia melanjutkan, gagal jantung biasanya menyebabkan jantung membesar. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh hipertensi akan meningkatkan risiko tersebut.