Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gurihnya Sayur Lodeh Kesukaan Soekarno, Begini Cara Membuatnya

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |10:02 WIB
Gurihnya Sayur Lodeh Kesukaan Soekarno, Begini Cara Membuatnya
Sayur lodeh (Foto: Inst Guniezzt)
A
A
A

Sayur lodeh tentunya sudah tidak asing lagi. Hidangan berkuah tersebut berasal dari daerah Jawa Barat, rasanya gurih dan juga nikmat.

Presiden pertama RI, Soekarno juga sangat menyukai sayur lodeh. Hal ini pernah diungkapkan oleh pemilik rumah makan Resto Teras Istana Harry Kiss.

Seperti dikutip dari akun instagram @guniezzt, nah berikut ini cara membuat sayur lodeh spesial yang bisa Anda coba di rumah. Rasanya lezat, gurih apalagi disantap dengan nasi putih hangat.

 Lodeh

Bahan-bahan:

-1 buah labu siam, potong-potong

-1 ikat kacang panjang, potong-potong

-1 terong, potong-potong

-1/2 papan tempe, potong dadu

-65 mililiter santan instan bisa juga santan yang diperas sendiri

-Sedikit terasi, boleh tidak pakai

-Garam dan gula secukupnya

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Hujan Bisa Memurnikan Air Bumi

Bahan bumbu:

-8 siung bawang merah, iris

-4 siung bawang putih, iris

-10 Cabai merah, iris

-6 Cabai hijau, iris

-3 Daun salam

-Sejempol Laos, geprek

Cara membuatnya:


1. Pertama-tama rebus air sampai mendidih, masukkan bumbu iris, daun salam dan laos masak sampai wangi. Bumbui dengan garam gula, cek rasanya jika ada yang kurang bisa ditambahkan bumbunya seseuai selera.

2. Kemudian masukkan tempe, rebus sebentar, lalu masukkan labu siam. Setelah itu masukkan kacang panjang dan terong.

3. Tambahkan air santan, aduk-aduk sampai matang. Sayur lodeh siap disantap, selamat mencoba. Cocok buat santap siang pakai ikan asin ya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement