Selain Inggris, kesepakatan yang diteken perusahaan menyatakan bahwa negara lain yang mendapat prioritas distribusi vaksin Covid-19 Pfizer adalah Jepang dan Uni Eropa, dengan 120 juta dan 200 juta dosis masing-masing.
"Jika disetujui, rencananya adalah perusahaan akan memasok hingga 100 juta dosis di seluruh dunia pada akhir 2020 dan sekitar 1,3 miliar dosis pada akhir 2021," lapor Pfizer.
Laporan itu pun menjelaskan bahwa Pfizer bekerja dengan pemerintah di seluruh dunia untuk menyediakan dan mendistribusikan vaksin jika diizinkan dan disetujui. "Pemerintah dan otoritas pengatur lokal akan memberikan vaksin yang mereka tentukan tepat," tegasnya.
Baca juga: Alquran dan Sains Lebih Dulu Jelaskan Tentang Makhluk Luar Angkasa
Ada catatan di laporan tersebut bahwa mungkin akan muncul kendala dalam proses pendistribusian vaksin di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, tetapi Badan Kesehatan Dunia (WHO) akan mendukung negara-negara dengan sistem peraturan yang lemah ini.
Harapannya, hal ini dapat mempercepat perizinan vaksin dan membantu penyediaan dosis bagi seluruh masyarakat dunia.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.