Vaksin Covid-19 racikan perusahaan farmasi Pfizer yang bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, diklaim 90 persen efektif mencegah Covid-19. Penemuan ini dinilai sebagai hari luar biasa dalam bidang sains dan kemanusiaan.
Vaksin Covid-19 Pfizer itu diuji coba pada 43.500 orang di enam negara. Sampai berita ini dimuat di Okezone, belum ada satu laporan masalah keamanan yang tercatat.
Jika vaksin Covid-19 Pfizer ini dinilai akan menjadi penyelamat umat manusia dari pandemi Covid-19 yang mematikan, siapa orang pertama yang akan mendapatkan suntikan vaksin ini secara resmi?

Menjawab pertanyaan tersebut, laporan ITV mencatat, The Joint Committee on Vaccination and Immunisation (JCVI) mengeluarkan data bahwa ada beberapa kelompok orang yang akan didahulukan menerima vaksin Covid-19 Pfizer ini. Mereka adalah orang yang berisiko tinggi meninggal dunia akibat Covid-19.
Tertera dalam panduan interimnya, mengurutkan priotitas sebagai berikut: