Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Sumatra Utara Layak Jadi Destinasi Ekowisata bagi Traveller

Chotimah , Jurnalis-Minggu, 08 November 2020 |14:04 WIB
5 Alasan Sumatra Utara Layak Jadi Destinasi Ekowisata bagi <i>Traveller</i>
Danau Toba di Sumatra Utara (Foto: Instagram/@visitdanautoba)
A
A
A

INDONESIA memiliki sejuta pesona akan keindahan alamnya. Tak banyak objek wisata yang mengusung konsep ekowisata. Konsep ini dimaksudkan menjadi sarana kegiatan bagi masyarakat yang peduli terhadap alam dan kesadaran lingkungan.

Dengan konsep tersebut diyakini bahwa kebiasaan perjalanan yang sadar lingkungan adalah langkah menjanjikan menuju kesejahteraan alam berkelanjutan.

Adapun destinasi ekowisata yang ideal untuk memulai perjalanan sadar lingkungan Anda ialah Sumatra Utara. Ya, Sumut merupakan rumah bagi danau vulkanik terbesar di dunia dan orang utan yang terancam punah.

Melansir laman Travel Indonesia, berikut 5 alasan mengapa Anda harus memasukkan Sumatra Utara ke dalam daftar tujuan ekowisata Anda

Membantu spesies yang terancam punah di Taman Nasional Gunung Leuser

Tahukah Anda bahwa Sumatra Utara adalah satu-satunya habitat tempat tinggal bersama badak, gajah dan orangutan? Ya. Mereka semua tinggal di Taman Nasional Gunung Leuser, rumah bagi 750 hewan eksotis dan sekitar 10.000 spesies tumbuhan. Tempat ini ialah salah satu dari lima tempat di dunia di mana Anda dapat melihat orangutan yang terancam punah.

Badak Sumatra

(Foto: Instagram/@badak.indonesia)

Tur ekowisata yang ditawarkan di sini memberi orang kesempatan untuk menemukan hutan hujan pegunungan yang rimbun tanpa merendahkan satwa liar dan habitatnya. Dengan menjelajahi keanekaragaman hayati taman ini, Anda akan mendukung komunitas lokal dan organisasi konservasi yang bekerja untuk melindungi ratusan spesies flora dan fauna.

Baca juga: Serunya Wisata Berkuda Sambil Belajar Memanah di Yussar Horse Sidoarjo

Trek menantang ke kawah Gunung Sibayak

Terkenal dengan asap belerang yang beruap dan matahari terbit keemasan, Gunung Sibayak yakni gunung berapi di Sumut merupakan tempat ideal untuk melakukan perjalanan sadar akan lingkungan. Wisatawan dapat memulai petualangan trekking mereka di dua titik yakni barat laut Berastagi atau dasar gunung berapi.

Dari sana, Anda dapat menjelajahi panorama air terjun dan kemudian melakukan perjalanan ke hutan eksotis di dasarnya.

Kawah Gunung Sibayak

(Foto: Instagram/@montapedia)

Setelah mencapai puncak, Anda dapat melihat awan keluar dari ventilasi uap saat mengeluarkan asap belerang. Jika Anda cukup beruntung untuk melakukan perjalanan dalam cuaca cerah, Anda dapat melihat Gunung Sinabung dari kejauhan.

Pastikan untuk mengemas kebutuhan ekowisata Anda seperti botol air yang dapat digunakan kembali, peralatan makan, makanan, minuman dan pakaian hangat. Pemandu wisata juga disarankan untuk Anda supaya tidak mudah tersesat, terutama karena perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Baca juga: Angka Covid-19 Turun, Wisata Pasar Terapung Banjarmasin Segera Dibuka

Mendukung industri kopi lokal di Berastagi

Tanah yang subur dan cuaca tropis yang hangat di Sumatra Utara membantu menghasilkan biji kopi terbaik di dunia. Produksi kopi di daerah Berastagi dekat Danau Toba, dimulai pada tahun 1884 dan berkembang pesat hingga kini.

Populer karena rasanya yang khas, kopi Sumatra juga dapat ditemukan sebagai campuran produk kopi paling berharga. Para pecinta kopi dapat mengikuti tur kopi di dekat Danau Toba untuk menikmati secangkir kopi terbaik di dunia dan belajar tentang proses panen hingga produksinya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement