Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menilik Potensi Wisata Selancar di Indonesia

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |10:02 WIB
Menilik Potensi Wisata Selancar di Indonesia
Seorang wisatawan sedang berselancar (Foto: globalsurf)
A
A
A

INDONESIA memiliki beragam potensi wisata yang menarik untuk dikembangkan. Termasuk wisata minat khusus seperti wisata selancar atau surfing.

Sebagai negara kepulauan, letak geografis pulau-pulau di Indonesia memang memiliki karakteristik yang unik.

Letak geografis inilah yang kemudian membuat banyak daerah dianugerahi pantai dengan ketinggian ombak di atas rata-rata, dan cocok untuk aktivitas selancar.

Bahkan, pada tahun 2007 lalu, Surfing Magazine menobatkan Indonesia sebagai spot selancar terbaik di dunia. Wisata selancar juga dilaporkan telah menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara dengan jumlah yang cukup besar.

Pada tahun yang sama, Surfing Magazine melakukan studi khusus untuk melacak seberapa banyak wisman yang berkunjung ke Indonesia untuk berselancar.

Hasilnya pun cukup mencengangkan. Dilaporkan terdapat dua juta peselancar yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2007.

Peselancar

(Foto: Okezone.com/Utami Riyani)

Baca juga: Mau Berselancar di Mentawai? Ini Syaratnya

"Metodologi penghitungannya juga sangat unik. Jadi data itu dihitung dari jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia membawa surfboard (papan selancar). Bayangkan di tahun-tahun sekarang pasti jumlhnya jauh lebih banyak. Terutama di Bali, sudah banyak pabrik surfboard, dan mereka pasti banyak yang beli di sini," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI), Arya Sena Subyakto dalam konferensi pers via daring, Minggu, 8 November 2020.

Lantas apa yang membuat Indonesia begitu spesial di mata peselancar dunia? Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, Arya mengatakan bahwa hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki pantai dengan ketinggian ombak dan keunikan masing-masing.

Saking banyakan, bila diukur menggunakan aplikasi pengukur ombak seperti Magic Seaweed, Indonesia justru mendapatkan fitur khusus dibandingkan tempat-tempat berselancar lainnya.

"Jadi peselancar itu selalu mengecek kondisi ombak di seluruh dunia menggunakan aplikasi Magic Seaweed. Di aplikasi ini, kebanyakan tempat dimasukkan berdasarkan kategori benua, hanya Indonesia yang dibagi khusus. Itu artinya, sangat banyak orang mau datang ke Indonesia. Pembagian geografinya dinamakan Indonesia, karena potensi tempat wisata selancarnya sangat banyak," ungkap Arya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement