Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bayi Harimau Emas Superlangka Lahir, Hanya 30 Ekor di Dunia

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 03 November 2020 |21:16 WIB
Bayi Harimau Emas Superlangka Lahir, Hanya 30 Ekor di Dunia
Harimau emas superlangka lahir di China. (Foto: Ladbible)
A
A
A

EMPAT anak harimau emas yang superlangka dirawat di kebun binatang di China. Saat ini gambar dan video yang menunjukkan hewan manis tengah tidur di inkubator itu telah viral di media sosial.

Bayi harimau emas superlangka tersebut berjenis Bengal yang terdiri dari seekor jantan dan tiga betina. Semua anak harimau itu tetap sehat setelah lahir pada 19 Oktober di Provinsi Zhejiang, China Timur.

Baca juga: Gadis Ini Bawa Seekor Harimau Berjalan-jalan di Meksiko 

Anak-anak harimau yang masih muda tersebut memiliki bulu emas dan garis-garis coklat kemerahan akibat mutasi resesif. Spesies bayi harimau ini bahkan diduga lebih langka daripada panda raksasa.

Kabarnya sekira 30 ekor harimau emas diyakini hidup di Bumi. Jumlah ini 62 kali lebih sedikit dari populasi panda liar. Memang, menurut sensus terbaru World Wildlife yang dilakukan pada 2014, terdapat 1.864 panda liar yang hidup di dunia.

Video dan foto menunjukkan anak-anaknya harimau emas tersebut sangat lucu saat berusia tepat 2 minggu. Mereka tidur dan bermain-main satu sama lain dalam inkubator. Mereka dilahirkan dari harimau emas tawanan di Taihu Lake Longemont Paradise, sebuah taman hiburan dengan kebun binatang liar di Kota Huzhou, China Timur.

Baca juga: Sepeda Superlangka Milik Ferrari, Cuma Ada 12 Unit di Seluruh Dunia 

Bayi harimau emas yang masih kecil itu dirawat sepanjang waktu oleh petugas kebun binatang. Sebab induk mereka tidak menunjukkan naluri keibuan akibat kurangnya pengalaman. Menurut pihak kebun binatang, dampak tingkat kesuburannya yang rendah, harimau emas sangat langka.

"Harimau emas adalah spesies harimau mutan yang dihasilkan oleh mutasi genetik harimau Bengal. Tingkat perkembangbiakannya lebih rendah dari pada kerabat dekat mereka, harimau putih dan harimau salju, dan jumlah mereka lebih sedikit daripada panda," jelas pihak kebun binatang, seperti dikutip dari VT, Selasa (3/11/2020).

Harimau ini terkenal dengan warna emas yang tidak biasa serta garis-garis kemerahan. Penampilan harimau yang mencolok tersebut adalah hasil dari gen resesif yang mengontrol produksi warna selama siklus pertumbuhan bulu.

Sekadar diketahui, panda raksasa pernah dianggap sebagai spesies yang terancam punah tetapi dikeluarkan dari daftar hewan yang terancam punah pada 2016 oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam setelah beberapa tahun upaya konservasi yang telaten oleh para ahli China.

Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Alat Pembuat Badai, Bisa Sampai Kategori 5 

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement