JIKA Anda datang ke Kota Manado, Sulawesi Utara, jangan lupa mampir sejenak ke Pantai Malalayang. Jaraknya cukup dekat, hanya 6 kilometer dari pusat Kota Manado. Jangan tanya soal keindahannya, kelengkapan kulinernya, pokoknya memuaskan.
“Sekitar 10 menitan lah dari pusat kota. Tidak jauh, kecuali dari Bandara Sam Ratulangi sekira 19 Km atau 45 menit sudah sampai,” kata Sultje, salah satu warga Manado.
Lokasinya dekat jalan raya. Jika sudah melewati Terminal Malalayang, maka sudah bisa dilihat pemandangan sepanjang pantai berjejeran penjual segala rupa kuliner khas Manado.
Tinggal memilih, lokasi mana yang hendak dijadikan tempat nongkrong. Ada tempat duduk yang telah disediakan, lagi-lagi bebas dan gratis. Pengunjung bebas berswafoto dengan latar pulau maupun kawasan bisnis Kota Manado.
Semua akses menuju ke lokasi yang menjadi salah satu tempat paling banyak dikunjungi warga Manado itu memang paling mudah dan murah.
Tak perlu bayar masuk ke lokasi tersebut apalagi mengeluarkan biaya parkir dan lain-lain. Kecuali Anda ingin merasakan sensasinya jajanan khas Manado dari pisang goreng, jagung rebus sampai bubur Manado sudah tentu harus mengeluarkan sedikit kocek yang sama sekali tidak menguras kantong.
Baca juga: Ribuan Wisatawan Kunjungi Banyuwangi, Homestay hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
“Tapi tenang saja, harganya terjangkau kok. Kebersihannya juga terjaga. Pokoknya enak lah untuk nongkrong, ngopi sambil ngobrol bersama teman,” kata Maritje, seorang pengunjung.
Menurut Maritje, Pantai Malalayang menjadi satu-satunya tempat wisata rakyat yang murah meriah, karena aksesnya dekat dan mudah ditempuh dari pusat kota. Meski sudah banyak destinasi wisata baru di Manado, tetap saja pantai ini selalu padat.
Beberapa tempat makan juga dibangun dengan rapi oleh pemerintah Kota Manado, sejak lama tak ada kesan kumuh.
“Tapi itu dulu. Sekarang sudah terlihat sedikit tak terawat meski pinggiran pantai tertata rapih dengan tembok yang cukup kuat. Semoga tetap dijaga keindahan, kebersihan dan kenyamanannya untuk para pengunjung. Pokoknya lebih cantiklah menyesuaikan perkembangan,” harapnya.