Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alami Sakit Kepala Belakang? Hati-Hati Kebocoran Darah

Wilda Fajriah , Jurnalis-Minggu, 01 November 2020 |00:04 WIB
Alami Sakit Kepala Belakang? Hati-Hati Kebocoran Darah
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SAKIT kepala memang sangat wajar terjadi, apabila kondisi kita tengah menurun. Perubahan suhu drastis hingga sakit gigi bisa menyebabkan kepala kita nyut-nyutan.

Meskipun biasanya sakit kepala bisa sembuh dengan istirahat, ada beberapa tempat yang tidak boleh diremehkan loh, seperti di bagian belakang kepala. Sakit kepala servikogenik atau sakit kepala di bagian belakang kepala sering salah didiagnosis.

Sakit kepala servikogenik adalah satu kondisi sakit kepala yang disebabkan ketegangan otot yang menyebabkan rasa sakit sebagai hasil dari trauma atau cedera tulang leher. Seperti dilansir dari Healthmeup, sakit kepala di belakangan bisa terjadi lantaran adanya kebocoran darah.

sakit kepala

Kondisi tersebut dinamakan perdarahan subarachnoid. Ini adalah suatu kondisi adanya kebocoran darah antara selaput yang menyelimuti otak. Sakit kepala di bagian belakang adalah gejalanya.

Selain itu, ada juga oksipital neuralgia ketika saraf oksipital di belakang kepala mengalami kerusakan. Sakit kepala pada bagian belakang dapat terjadi karena adanya kerusakan atau peradangan akibat infeksi, osteoarthritis, bahkan tumor.

Baca Selengkapnya: Jangan Anggap Remeh, Sakit Kepala Belakang Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement