Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kain Tradisional Indonesia Memukau Dunia

Yaomi Suhayatmi , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2020 |12:15 WIB
Kain Tradisional Indonesia Memukau Dunia
Foto: Dok Okezone
A
A
A

 

Okezone

Kain Songket

Songket termasuk dalam jenis tenunan brokat. Kain ini ditenun memakai tangan menggunakan benang perak dan benang emas. Istilah sungkit adalah asal muasal sebutan kain songket. Menurut bahasa Melayu, arti kata tersebut adalah mengait. Penyebutannya sesuai dengan teknik pembuatannya, yakni dengan cara dikaitkan serta mengambil sejumput kain tenunnya. Sesudah itu barulah menyelipkan benang emasnya. Songket juga tampil dengan beragam motif tradisional yang menjadi ciri khas budaya warga setempat. Sejumlah motif terpopuler adalah barantai merah, barantai putiah, buah palo, dan saik kalamai. Selain itu masih banyak lagi motif songket yang belum dipatenkan secara resmi.

 

Okezone

Tenun Ikat

Kain tradisional ini diproses dengan cara ditenun dari berbagai helaian benang pakan. Sebelumnya benang ini diikat kemudian diterapkan zat pewarna alami. Benang akan diikat menggunakan tali berdasarkan coraknya sebelum ditenun. Cara ini untuk memudahkan dalam pencelupan sebagian benang tersebut. Biasanya bagian benang yang terikat tali tidak akan diwarnai. Alat tenun tanpa mesin merupakan peralatan khusus yang digunakan untuk menghasilkan tenun ikat. Sejumlah daerah di Indonesia yang dikenal memproduksi kain khas ini adalah Timor, Flores, Sumba, Sumbawa, Lombok, Bali, Jepara, Sintang dan Toraja.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement