Pandemi Covid-19 yang sudah hampir satu tahun melanda dunia. Namun hingga saat ini masih belum menemukan titik terang pengobatannya. Alhasil sebagian orang jenuh dan mulai tidak peduli terhadap bahaya Covid-19.
Sebut saja Steven, lantaran harus mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya, ia memberanikan diri untuk tetap beraktivitas di luar rumah. Padahal saat ini wilayah tempat tinggalnya yakni Bekasi membatasi waktu maksimum beraktivitas pukul 18.00 WIB.

Steven yang memiliki usaha cucian kendaraan mengaku bahwa hal tersebut terpaksa ia lakukan demi mendapatkan pundi-pundi rupiah untuk bertahan hidup. Meski sudah tidak perduli dengan bahaya Covid-19, untungnya Steven masih mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
“Saya tuh bukannya tidak peduli dengan bahaya Covid-19. Tapi mau gimana lagi, saya harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Awalnya sih takut, tapi lama-lama mulai kebiasa sih. Kalau gak begini, gak bisa bertahan hidup,” terang Steven saat diwawancarai Okezone belum lama ini.
Ia mengaku pada awal Covid-19, omset usahanya menurun dengan drastis. Namun saat ini usahanya sudah mulai membaik. Sebab sebagian masyarakat sudah mulai beradaptasi dan tidak peduli dengan bahaya Covid-19.
Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains Mengenai Terbentuknya Alam Semesta
“Usaha memang tidak seramai sebelum Covid-19, tapi sudah jauh lebih baik dari awal pandemi. Motor dan mobil banyak kok yang keluar masuk. Mungkin orang-orang juga sudah bosan, dan gak takut lagi dengan Covid-19. Jadi mereka beraktivitas hampir seperti normal,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)