HAMPIR tiga dekade setelah dihancurkan dalam pengeboman selama perang di Bosnia, sebuah museum yang menghormati memori Olimpiade Musim Dingin Sarajevo 1984 telah dibangun dan dibuka kembali.
Bangunan awalnya vila mewah yang berdiri pada awal abad ke-20 itu salah satu situs kota pertama yang dihancurkan oleh pasukan Serbia selama pengepungan Sarajevo dari 1992 hingga 1995.
Olimpiade Musim Dingin diselenggarakan beberapa tahun sebelum pecahnya Yugoslavia, konflik yang merenggut sekitar 100.000 nyawa di Bosnia dan 11.000 di Sarajevo sendiri.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Ini 10 Destinasi Wisata Paling Aman di Dunia
Melansir dari The Star, Senin (12/10/2020), upacara pembukaan kembali Museum Olimpiade 1984 digelar pada 9 Oktober 2020 dan dihadiri oleh Pangeran Albert II dari Monako dan dipandu oleh Wali Kota Sarajevo Abdulah Skaka.
Dia berjanji untuk terus memperbaiki arsitektur kota yang masih menunjukkan bekas-bekas perang seperempat abad yang terjadi di Sarajevo.
“Niat kami untuk membangun kembali semua simbol kota yang hancur ini perlahan menjadi kenyataan. Malam ini buktinya,” kata Skaka.