SEKELOMPOK arkeolog Mesir akhirnya mengungkapkan tipe-tipe mumi kuno ke publik. Disaksikan oleh puluhan audiens, mereka membuka segel pertama dari 59 peti mati kayu kuno yang ditemukan awal tahun ini.
Melansir NDTV, Kamis (8/10/2020), sarkofagus atau peti mati itu ditemukan di kuburan Saqqara yang terletak di ibu kota Mesir kuno, Memphis. Kondisinya dilaporkan masih sangat baik ketika para arkeolog menemukannya di dalam sebuah lubang pemakaman.
Baca juga: Wisata "Horor" di Kampung Uwentira, Banyak Cerita Bikin Bulu Kuduk Merinding
Mereka pun menduga bahwa peti mati ini berisikan jenazah dari kaum bangsawan Mesir seperti pendeta dan tokoh-tokoh penting lainnya. Pada Sabtu 3 Oktober 2020, salah satu peti mati dibuka untuk pertama kalinya sejak disegel sekitar 2.500 tahun lalu.
The mummy tomb, which has been sealed for 2500 years, has been opened for the first time. pic.twitter.com/KWGT95girv
— Psychedelic Art (@VisuallySt) October 5, 2020
Menilik video yang beredar di media sosial, pembukaan peti mati kuno ini dipandu langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir. Video tersebut sempat viral dan menyita perhatian dunia karena benar-benar menampilkan sesosok mumi yang masih terbungkus kain berwarna hitam dengan motif-motif khas Mesir kuno.
Baca juga: Deretan Sarapan Termahal di Dunia, Nomor 5 Harganya Capai Rp3,3 Miliar
Sayangnya, tindakan ini justru menuai pro dan kontra di sejumlah kalangan. Sebagian besar menyayangkan kegiatan tersebut dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Tak sedikit pula yang berasumsi bahwa membuka peti mati kuno justru dapat mendatangkan malapetaka.
Menurut mitos yang beredar, membongkar makam mumi bisa menyebabkan bencana besar dan kutukan yang berujung pada kematian. Informasi ini sempat diulas secara komprehensif oleh National Geographic.
“Saya selalu bertanya-tanya, ketika membuka sesuatu seperti ini (peti mati) apakah benda itu mengandung virus atau kuman yang mungkin tidak dapat ditangkal oleh sistem kekabalan tubuh mansuia moderna?,” tulis seorang netizen.
“Kalian tidak bisa menunggu beberapa bulan lagi untuk membukanya? Sekarang bukan waktu yang tepat,” tulis yang lain.
Sebelumnya, tim arkeolog Mesir mengumumkan temuan 13 peti mati kuno di area Saqqara.
Tak selang beberapa lama, mereka berhasil melacak 14 peti mati lainnya di area yang sama. Sehingga bila ditotalkan, jumlahnya mencapai 59 peti mati.
Seluruh peti mati itu rencananya akan dipindahkan ke Grand Egyptian Museum di Giza untuk dipajang.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.