Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir satu tahun lamanya, tak hanya membawa dampak bagi kesehatan seseorang. Stres dan beban mental menjadi masalah lain yang dihadapi masyarakat di seluruh dunia.
Maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), ekonomi yang semakin sulit, menimbulkan kekhawatiran dan rasa cemas dalam diri masyarakat. Untuk mengetahui tingkat stres yang dimiliki masyarakat, survei yang disponsori oleh American Psychiatric Association dilakukan terhadap 1.004 orang dewasa Amerika.

Survei tersebut diambil pada pertengahan Maret 2020. Hasilnya, sebanyak 57 persen orang mengaku khawatir kehabisan persediaan makanan untuk bertahan hidup sehari-hari.
Sementara 68 persen lainnya cemas terhadap dampak ekonomi jangka panjang akibat pandemi Covid-19.