Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gigi Gingsul Ternyata karena Faktor Turunan Loh

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 27 September 2020 |02:06 WIB
Gigi Gingsul Ternyata karena Faktor Turunan <i>Loh</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

GINGSUL memang penyakit gigi bawaan lahir dan terjadi karena faktor keturunan. Gigi gingsul memang tidak berbahaya, dan biasanya malah menjadi daya tarik tersendiri.

Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan terjadinya gigi gingsul? Dokter spesialis gigi, drg. Diono Susilo, MPH, menyebut gigi gingsul terjadi karena faktor keturunan.

Kondisi ini, lebih sering terjadi pada anak-anak yang memiliki orangtua dengan ukuran tubuh tidak seimbang. Misal ayahnya bertubuh besar sedangkan ibunya bertubuh kecil, atau sebaliknya.

"Bisa dibayangkan ketika anaknya lahir ia memiliki rahang ibunya yang (ukuran) kecil. Tapi gigi yang tumbuh mengikuti gen dari ayahnya yang ukurannya besar-besar. Hal itu membuat tidak semua gigi mendapatkan tempat yang pas untuk tumbuh," jelas dia.

"Gigi gingsul itu tidak berbahaya. Malah untuk sebagian orang, gigi gingsul dianggap bikin cantik. Tapi kalau sampai mengganggu pengunyahan, baru harus dilakukan tindakan," jelas drg. Diono.

Baca Selengkapnya: Suami Berbadan Besar Istri Bertubuh Kecil, Waspada Anak Bisa Gingsul

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement