Sylvain menambahkan bahwa tato yang dimilikinya tidak berpengaruh pada kemampuan mengajarnya. Ia pun selalu melakukan pekerjaannya dengan kemampuan terbaiknya.
Tetap saja, ada yang percaya bahwa dia tidak mendapat tempat dalam sistem pendidikan, terutama di sekitar anak-anak yang sangat kecil. Sebelumnya beberapa muridnya mengakui bahwa mereka menganggapnya menakutkan pada awalnya.

"Kedalaman matanya yang bertato membuat saya takut pada awalnya. Tapi orang tuaku agak mendorongku untuk tidak takut lagi, dan sekarang aku tidak takut lagi, dia bahkan hampir menjadi guru favoritku,” lanjutnya.
Situasi unik Freaky Hoody telah memicu perdebatan sengit di media sosial Prancis minggu ini. Beberapa pengguna mengklaim bahwa kemampuannya sebagai guru adalah satu-satunya hal yang penting, dan yang lain mengatakan bahwa penampilannya membuatnya tidak dapat diterima di antara anak-anak kecil.
(Helmi Ade Saputra)