Dalam laporan tersebut pun CDC menyatakan bahwa pengujian sangat disarankan untuk semua kontak dekat pasien OTG. Sebab, potensi penularan tanpa gejala sangat mungkin terjadi dan ketika lebih cepat ditemukan, akan meminimalisir penyebaran yang lebih luas lagi.
"Tes virus direkomendasikan untuk mendiagnosis infeksi akut pada individu yang bergejala dan tanpa gejala, untuk mempermudah pelacakan kontak, pilihan pengobatannya, dan persyaratan isolasi," tambah CDC.
Panduan CDC ini pun mencatat bahwa meskipun orang tidak memiliki gejala, mereka tetap perlu dites swab jika mereka melakukan kontak dekat (dua meter), dan setidaknya berkomunikasi selama 15 menit.
Baca juga: Kecilnya Imut, Sudah Besar Kaneishia Yusuf Cantik Ya
"Ini memungkinkan pelacakan sejumlah orang yang terpapar virus dari pasien OTG dan membantu menghentikan penyebaran virus," ujarnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.