BUAT Okezoners yang hendak berpergian menggunakan transportasi kereta api, sekarang wajib memenuhi dan memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Ingat protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan menjaga Jarak) di stasiun maupun di dalam kereta.
Naik kereta api bahkan diklaim lebih aman digunakan daripada pesawat terbang. Meski begitu, Anda harus selalu menerapkan protokol 3M yang tak sulit dilakukan.
Tak hanya kereta api jarak jauh, ketika naik KRL Commuter Line pun harus ingat 3M. Sejak DKI Jakarta menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 14 September lalu, berbagai moda transportasi yang ada di ibu kota menggalakkan protokol kesehatan yang ketat.
Hal tersebut dilakukan untuk menekan dan meminimalisir penularan virus corona atau Covid-19 antarsesama penumpang moda transportasi tersebut. Tidak terkecuali moda transportasi kereta api atau KRL.
PT. KCI mewajibkan para pengguna krl untuk mematuhi protokol kesehatan baik di dalam kereta maupun ketika berada di stasiun. Begitu juga PT. KAI menerapkan protokol kesehatan bagi setiap penumpangnya.
Baca Juga: 6 Gunung Dekat Malang yang Asyik untuk Didaki
Berikut ini Okezoners beberapa protokol kesehatan di dalam moda transportasi kereta api yang bisa Anda simak, dilansir Okezone dari situs resmi PT. KAI, Kamis (17/9/2020).
Perubahan Jadwal Kereta Api

Waktu operasional KRL pada masa PSBB akan dimulai pukul 04.00 hingga 21.00 WIB sementara waktu normal sebelum pandemi terjadi, KRL beroperasi pukul 04.00 sampai 24.00 WIB.
Pengurangan Kapasitas Pengguna
Sesuai aturan yang berlaku, kapasitas pengguna hanya 50 persen. KCI juga membatasi setiap kereta hanya dapat diisi 74 orang. Jumlah 74 ini adalah sekitar 45% dari kapasitas kereta. Begitu juga saat naiki kereta api jarak jauh, pengaturan tempat duduk berbeda dari biasanya.