Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Upacara Melukat di Bali, Ritual untuk Jadi Penduduk Setempat yang Dijalani Jessica Iskandar

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2020 |00:31 WIB
Mengenal Upacara Melukat di Bali, Ritual untuk Jadi Penduduk Setempat yang Dijalani Jessica Iskandar
Jessica Mila. (Foto: Instagram/@jscmila)
A
A
A

JESSICA Iskandar semakin serius untuk menetap di Pulau Dewata Bali. Belum lama ini, wanita yang akrab disapa Jedar itu memang sempat menungkapkan keingingannya pindah dari Jakarta dan tinggal di Bali.

Keputusan tersebut langsung diumumkan Jessica Iskandar melalui sebuah unggahan di Instagram. Pada keterangan foto, Jessica menjelaskan bahwa dia dan anak semata wayangnya sudah sepakat untuk hijrah dari ibu kota.

"Dear followers, Aku dan El Barack memutuskan untuk pindah ke Bali dan menetap di sini. Semoga ini menjadi awal yang baru untuk kita, Amin," tulis Jessica.

Baca Juga: Pengen Liburan Romantis Bareng Suami? Coba 5 Ide Ini

Pada Kamis 3 September 2020, Jessica kembali mengunggah sebuah foto yang menampilkan potret dirinya saat mengikuti upacara melukat. Unggahan ini semakin menunjukkan keseriusannya.

jessica

Bahkan dalam keterangan foto, Jessica menjelaskan bahwa upcara itu memang sengaja dia lakukan semata-mata memohon izin berkat dari Tuhan untuk tinggal di Bali.

"Melukat saat purnama, memohon izin dan berkat dari Tuhan untuk tinggal di Bali. Semoga berkah dan berkat bagi kita semua, dibersihkan dari selaga yang kurang baik dan didekatkan dengan kebaikan dan kasih sayang Amin," tulisnya.

Unggahan tersebut sontak mencuri perhatian netizen Indonesia. Sebagian di antara mereka merasa terpesona melihat aura kecantikan Jessica Iskandar setelah menjalani upacara melukat.

Namun, tak sedikit pula yang bertanya-tanya dengan tradisi atau upacara yang dilakukan Jessica tersebut.

Merangkum dari berbagai sumber, melukat sejatinya merupakan upacara pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia. Melukat berasal dari kata sulukat yakni su yang berarti baik dan lukat yang artinya pensucian.

Upacara ini dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu hingga saat ini. Pensucian secara rohani artinya menghilangkan pengaruh kotor/klesa dalam diri.

Melukat dilaksanakan di Pura Tirtha Empul, Tampaksiring, Bali, Indonesia, dan dipimpin oleh seorang pemangku. Upacara ini juga diwarnai oleh sesajian seperti prascita dan bayuan yang disiapkan dengan diberikan mantra-mantra.

Orang yang akan diupacarai akan dimantrai terlebih dahulu oleh pemangku. Setelah proses pemantraan selesai, orang yang akan diupacarai disiram dengan airkelapa gading.

Kemudian ritual dilanjutkan dengan pemandian di danau, sungai, laut atau tempat pemandian yang diyakini membawa berkah. Upacara ini dilakukan pada saat bulan purnama, tilem, Kajeng Kliwon.

Upacara Melukat sering dilakukan beramai-ramai, misalnya oleh sekolah, jawatan, pemerintahan, atau masyarakat setempat. Upacara ini dilaksanakan di tempat bersejarah, di pura, tempat pemandian, dan laut yang ada di Bali.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement