Sejak saat itu Schieich terus mengambil foto dengan gaya yang sama namun memiliki latar belakang yang berbeda serta mengunggahnya di Instagram.
“Semuanya dimulai sebagai permainan konyol. Tetapi pada minggu kedua melakukannya, saya menyadari bahwa saya memiliki koleksi kecil dari gambar dahi ini,” kata Schleich, melansir dari Oddity Central, Rabu (2/9/2020).
Schieich mengatakan meskipun hanya foto dahi, tetapi orang-orang banyak yang menyukainya. Bahkan tak sedikit orang-orang yang memintanya untuk memposting foto teman mereka.
“Saya pernah membayar 1 euro sekira Rp17.500 untuk mempromosikan salah satu unggahan saya, dan jumlah orang yang menyukainya cukup gila,” lanjutnya.

(Foto: @giorbakis/Instagram)