Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Reisa: Suka Makan Junk Food Menstruasi Remaja Enggak Teratur

Mayang Magdalena Bengi , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2020 |07:54 WIB
Dokter Reisa: Suka Makan Junk Food Menstruasi Remaja Enggak Teratur
Ilustrasi. (Freepik)
A
A
A

JUNK food salah satu makanan cepat saji lezat yang digemari remaja. Namun, sering mengonsumsi junk food akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Sebagian besar makanan cepat saji, termasuk permen, produk roti, burger dan sosis, camilan asin dan berminyak, atau minuman ringan dapat dikategorikan sebagai junk food. Makanan ini memiliki kandungan kalori, garam dan lemak yang tinggi.

Semakin banyak Anda mengonsumsinya, semakin sedikit asupan nutrisi dan vitamin esensial dalam tubuh.

Sebaiknya remaja sekarang harus mengedepankan hidup sehat untuk masa mendatang seperti rajin mengonsumsi sayuran. Sayur mengandung zat besi dan asam folat yang sehat bagi tubuh. Namun, lebih dari 60% remaja tidak menyukai sayur malah lebih menyukai junk food.

Baca Juga: 5 Pesona Menantu Keluarga Bakrie Vannya Istarinda, Cantikan Mana Sama Nia Ramadhani?

remaja

Dijelaskan Dokter Reisa Broto Asmoro, sering mengonsumsi junk food dan tidak rajin mengonsumsi sayur, remaja dapat mengalami masalah menstruasi yang tidak teratur. Namun remaja bisa mengganti mengonsumsi suplemen zat besi agar sehat dan tidak kekurangan gizi.

"Remaja sudah mengalami menstruasi, tapi makannya enggak jelas. Makannya junk food jadi menstruasi enggak beraturan, maka harus dibantu dengan suplemen zat besi," terang Dokter Reisa saat Webinar Saatnya Remaja Cegah Stunting, Rabu 27 Agustus 2020.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement