Selama pertemuan ini para peneliti dapat memastikan bahwa paus itu memiliki kulit yang seluruhnya berwarna putih. Pada 1998 peneliti merekam nyanyian paus, yang merupakan suatu sifat yang berbeda pada setiap paus bungkuk jantan
Pengujian genetik pada tahun 2004 oleh para ilmuwan Southern Cross University lebih jauh memastikan bahwa Migaloo adalah jantan. Ini mengkonfirmasi karena Migaloo telah direkam bernyanyi dan hanya paus bungkuk jantan yang menghasilkan nyanyian.
Baca juga: Ketika Marion Jola Pakai Baju Samaan dengan Awkarin hingga Luna Maya
“Ada sejumlah cara ilmuwan mengidentifikasi Migaloo. Ciri yang jelas adalah bahwa dia semua berkulit putih, tetapi kami juga menggunakan ciri fisik lainnya seperti sirip punggungnya agak bengkok dan cambuk ekornya memiliki bentuk yang khas, dengan tepi berduri di sepanjang sisi trailing yang lebih rendah,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.