Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ogah Berteman dengan Orang Toxic, Ini 5 Cara untuk Mengakhiri Hubungan

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2020 |08:02 WIB
Ogah Berteman dengan Orang Toxic, Ini 5 Cara untuk Mengakhiri Hubungan
Mengakhiri hubungan dengan teman toxic
A
A
A

Apakah Anda merasa bahwa teman Anda lebih sering merepotkan dibanding membantu Anda? Setiap hubungan, termasuk pertemanan, memang tidak selalu berjalan sesuai dengan yang kita inginkan.

Ada kalanya teman Anda mengalami perubahan sikap yang membuat Anda menjadi tidak nyaman berteman dengannya. Misalnya temanmu menuntut kamu selalu menemaninya, bahkan cenderung memaksa dan marah jika kamu menolak.

Lalu temanmu juga suka merendahkanmu. Ini merupakan tanda bahwa temanmu memang orang toxic. Dilansir dari Pink Villa, berikut 5 cara mengakhiri hubungan pertemanan Anda dari orang-orang toxic.

teman toxic bikin stres

1. Temukan alasan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum mengakhiri pertemanan dengannya adalah memahami mengapa Anda perlu mengakhiri persahabatan ini. Tanyakan pada diri Anda apakah teman Anda menunjukkan salah satu dari tanda-tanda teman toxic berikut ini, antara lain:

-Mereka berulang kali memperlakukan Anda dengan buruk bahkan setelah Anda memberi tahu mereka bagaimana perasaan Anda.

-Mereka meremehkan Anda dan pencapaian Anda.

-Mereka iri dengan kesuksesan Anda.

-Mereka kurang empati dan pengertian meski tahu segalanya.

-Anda merasa lelah saat menghabiskan waktu bersama.

-Mereka memberi tahu orang lain apa yang Anda ceritakan secara rahasia.

 

2. Beri penjelasan

Meski hanya hubungan pertemanan, menjauh darinya terkadang bisa membuat dia kecewa, dan Anda harus bersiap dengan keadaan ini. Anda juga harus memberi penjelasan kepada mereka sebelum Anda memutuskan untuk pergi meninggalkannya. Karena mungkin mereka juga tidak menyadari kalau dirinya telah berbuat kesalahan.

 Baca juga: 3 Potret Zara Adhisty Liburan di Pantai, Seru Banget Sih!

3. Bersikap terbuka

Jangan takut pada konfrontasi. Terbukalah untuk melakukan diskusi yang jujur dengan teman Anda sehingga Anda masing-masing tahu bagaimana perasaan Anda. Jika Anda adalah teman dekat, jangan tutupi apapun darinya.

4. Jangan saling menyalahkan

Meskipun Anda mungkin tergoda untuk memberi tahu teman Anda bahwa mereka telah menghancurkan hidup Anda, tetapi tuduhan seperti itu hanya akan memperburuk keadaan. Masalahnya, persahabatan seringkali hancur bukan karena kesalahan satu pihak saja.

 

5. Menghilang secara bertahap

Jika Anda tidak ingin menghadapinya, coba metode menghilang secara bertahap. Kurangi interaksi sosial dengan dia secara pelan-pelan. Misalnya jangan sering chat dengannnya, kurangi pertemuan dengannya.

Jika mereka ingin bertemu, Anda bisa memberi alasan bahwa Anda sedang sibuk. Ini mungkin tampak kasar, tetapi itulah cara terbaik jika Anda tidak ingin menghadapi mereka karena takut menyakiti perasaannya. Nanti mereka akan bosan karena Anda terus menolaknya, bahkan mereka yang justru memutuskan meninggalkanmu.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement