Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Generasi Muda Pengguna Vape dan Rokok 7 Kali Berisiko Terinfeksi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 12 Agustus 2020 |19:30 WIB
Generasi Muda Pengguna Vape dan Rokok 7 Kali Berisiko Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)
A
A
A

Baca Juga : Intip Liburan Nia Ramadhani Basah-basahan di Kolam Renang, Bikin Gagal Fokus!

Kebiasaan menggunakan vaping dan merokok selalu tidak sehat dan dapat menyebabkan banyak penyakit pernapasan seperti paru-paru. Pada Februari 2020, ada laporan oleh para ahli medis yang menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko lebih tinggi menderita Covid-19.

“Lihat, ini adalah pandemi. Inilah saatnya bagi Anda untuk berhenti dan tidak mulai vaping,” terang penulis senior penelitian tersebut, Bonnie Halpern-Felsher.

Meskipun penelitian tidak mengungkapkan alasan pasti tentang bagaimana vaping dapat meningkatkan kemungkinan generasi muda sakit, tapi kemungkinan karena cara vaping memengaruhi paru-paru serta sistem kekebalan tubuh manusia.

Para vapers atau perokok juga dapat terpapar Covid-19 karena alasan lain, contohnya karena berbagi perangkat vaping mereka. Jadi mungkin sekarang saatnya untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan Anda, terutama pada saat menghadapi pandemi Covid-19.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement