Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabah Penyakit Kutu SFTS Mengancam, Jeruk Bali Merah Solusinya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 12 Agustus 2020 |16:14 WIB
Wabah Penyakit Kutu SFTS Mengancam, Jeruk Bali Merah Solusinya?
Buah grapefruit (Foto : Newsmedical)
A
A
A

Negara seperti China, Inggris, dan Amerika ternyata tengah berjuang juga melawan wabah Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome (SFTS) yang berasal dari kutu. Di China sendiri, wabah tersebut sudah menewaskan 7 orang dan 60 orang mesti menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Di Inggris, kasus SFTS ditemukan pada satu pasien. Di Amerika, menurut laman NBC News, kasus SFTS mengalami pelonjakan dua kali lipat pada 2004 hingga 2016.

SFTS tak bisa dianggap sepele, apalagi jika daerah ada terbilang mudah ditemukan kutu. Namun, tenang saja, Centers for Disease Control and Prevention Amerika menemukan bahwa aroma buah grapefruit mampu mengusir serangga, termasuk kutu maupun nyamuk.

Nyamuk

Ya, Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Amerika mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui bahan baru yang disebut nootkatone (beraroma grapefruit) dapat mengusir dan membunuh nyamuk dan kutu. Bahan alami itu ditemukan CDC dan tengah dikembangkan menjadi insektisida.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement