“Anda pikir lingkungan ini buruk, tapi jujur saya merasa tenang, bebas, senang dan nyaman,” terang Nyonya Liang, sebagaimana dilansir dari Oddity Central, Selasa, (11/8/2020).
Menurut laporan media lokal China, pemerintah lokal telah mengajukan beberapa tawaran kepada Nyonya Liang, namun ia menolak semuanya. Kabarnya kompensasi yang diberikan pemerintah kepada Nyonya Liang adalah dua flat tempat tinggi serta kompensasi uang tunai sekira Rp2,7 miliar.
Namun Nyonya Liang menolak tawaran tersebut dan justru meminta mahar empat flat serta uang tunai sekira Rp4,2 miliar. Setelah gagal mencapai kesepakatan dengan pemilik rumah, pemerintah dilaporkan tidak memiliki pilihan selain mengubah proyek asli dan membangun jembatan di sekitar rumah itu.
Baca juga: Potret Yuni Shara yang Belum Kehilangan Pesonanya di Usia 48 Tahun
Meski demikian seorang juru bicara mengatakan bahwa saat ini negosiasi dengan wanita itu masih akan terus berlanjut. Kasus ini juga telah memicu terjadi perdebatan online yang memanas.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.