Jadi suatu hari setelah makan malam, Truong mulai mencampur beberapa mortar dan menempelkan beberapa mangkuk porselen ke dinding rumahnya. Kemudian dia pindah ke pagar dan gerbang.
Kini rumah Truong ditutupi oleh hampir 10.000 piring porselen, mangkuk dan guci. Selain itu foto dari properti unik tersebut juga telah beredar di media sosial. Kolektor mengatakan walaupun cantik, tapi sebagian besar potongan porselen yang dimasukkan ke dalam rumahnya relatif murah.
Tapi ada pula beberapa porselen langka yang berasal sejak abad ke-17 dan ke-18. Meski demikian kolektor porselen Vietnam ini tidak peduli dengan nilai finansial dari koleksinya. Truong hanya ingin melestarikan budaya negaranya.
Ia ingin memastikan warisannya hidup lebih lama darinya. Ia juga telah memberi tahu anak-anaknya bahwa mereka tidak dapat menjual atau menghancurkan rumah setelah kematiannya. Mereka bisa tinggal di dalamnya atau membangunnya sendiri.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.