Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkunjung ke Batu Ratapan Angin di Dieng, Dijamin Nggak Bikin Kamu Baper!

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2020 |15:13 WIB
Berkunjung ke Batu Ratapan Angin di Dieng, Dijamin Nggak Bikin Kamu Baper!
Bukit Ratapan Angin (Foto: Inst Wonosobohitz)
A
A
A

Sejatinya penamaan dua telaga ini disesuaikan dengan karakteristik masing-masing telaga. Berdasarkan bahasa setempat, pengilon memiliki arti cermin. Artinya, Telaga Pengilon memiliki air yang sangat jernih bak cermin.

Sementara Telaga Warna, memberikan pantulan berwarna hijau di permukaan airnya. Konon, air di telaga ini bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi cuaca.

Di Telaga Warna itu mengandung sulfur, mineral dan fosfat dan di sana bisa tumbuh ganggang. Sedangkan di Telaga Pengilon, kandungan mineralnya lebih tinggi. Jadi ketika disinari cahaya matahari kita bisa melihat perbedaan warna dari dua telaga ini.

Kalau Telaga Warna itu warnanya jauh lebih hijau karna berasal dari pantulan ganggang yang ada di permukaannya. Sedangkan Telaga Pengilon itu warnanya lebih jernih karna memang tidak ada ganggangnya.

Dari puncak Batu Ratapan Angin, pengunjung juga dapat melihat pemandangan Gunung Prau yang memanjang bagaikan benteng raksasa berwarna hijau. Nah, bila tertarik untuk menyambangi tempat ini, Anda hanya perlu menempuh waktu sekitar 1 jam dari pusat Kota Wonosobo.

Harga tiket masuknya juga terbilang terjangkau, hanya Rp10 ribu per orang. Tapi jangan lupa terapkan protokol kesehatan ya Okezoners!

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement