Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjadi Swinger Seperti Dosen di Yogyakarta Hanya untuk Kepuasan Fantasi? Ini Penjelasan Dokter Jiwa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2020 |14:12 WIB
Menjadi Swinger Seperti Dosen di Yogyakarta Hanya untuk Kepuasan Fantasi? Ini Penjelasan Dokter Jiwa
Pelecehan seksual berkedok riset (Foto: Dephi Behavioral Health Group)
A
A
A

Meski banyak alasan seseorang berani menjadi swinger, dr Alvina menegaskan, perlu dilakukan pemeriksaan lebih mendalam bagaimana relasi dalam pernikahan orang tersebut baik dalam hal komunikasi maupun hubungan seksual. Ini berkaitan dengan motif dia tertarik melakukan aktivitas swinging.

"Pasangan Anda dalam pernikahan juga adalah pasangan Anda dalam berhubungan seksual, sehingga sebaiknya Anda mengungkapkan kepada pasangan Anda hubungan seksual seperti apa yang dikehendaki," tambahnya.

 Baca juga: Menghitung Kalori Es Kopi Susu Gula Aren Favoritmu

Menjadi catatan penting dr Alvina ialah, Anda dan pasangan sudah sepatutnya berusaha saling memberikan kepuasan satu sama lain tanpa melibatkan pihak ketiga.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement