Saat kantor dan mal sudah dibuka kembali di era new normal, tetapi sekolah masih melaksanakan sistem belajar dari rumah. Ini terjadi karena anak-anak rentan terhadap penularan Covid-19.
Namun sayangnya, masih banyak ditemukan anak-anak yang diajak bepergian oleh keluarganya dengan alasan bersenang-senang. Padahal, kegiatan seperti itu justru memperbesar risiko penularan Covid-19 yang bisa saja terjadi pada salah satu anggota keluarga termasuk anak-anak.

Menanggapi hal tersebut, Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan, sebaiknya anak-anak tidak diajak keluar rumah dahulu meski hanya untuk sekedar berbelanja ataupun jalan-jalan ke taman.
"Orangtua sebaiknya membimbing anak-anak untuk berada di rumah saja. Karena imunitas anak belum terbentuk dengan stabil sehingga berisiko terhadap penularan Covid-19," tutur Vera, Senin (27/7/2020).
Sementara itu, selain berpotensi tertular Covid-19, lanjut Vera, bisa saja terjadi hal lainnya yang tidak diinginkan, seperti penculikan anak misalnya.
Baca juga: Netizen Rindu Jubir Covid-19, Yuri: Saya Bersyukur
"Di tengah Covid-19 ini kan saya dengar masih ada ya kasus penculikan anak. Nah, mending hindari juga deh membawa anak keluar," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.