Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sleeping Beauty Syndrome, Penyakit Langka yang Buat Bayi Shaka Tertidur Hampir Setahun

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2020 |08:31 WIB
Sleeping Beauty Syndrome, Penyakit Langka yang Buat Bayi Shaka Tertidur Hampir Setahun
Ilustrasi (Foto : Parenting)
A
A
A

Penyakit langka ini juga dapat membuat penderitanya kesulitan berbicara seperti cadel. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka berpotensi mengalami halusinasi atau merasa terpisah dari lingkungan di sekitarnya.

Selain itu, individu yang mengalami KLS juga memiliki kemungkinan makan berlebihan atau hiperfagia kompulsif. Menariknya, mereka cenderung tidak mengeluhkan rasa lapar, namun tetap akan mengsonsumsi makanan yang tersedia dengan porsi berlebihan.

Akibatnya, sebagian penderita KLS seringkali mengalami kenaikan berat badan dengan episode hiperfagia kompulsif. Tak hanya itu, mereka terkadang menunjukkan dorongan seksual yang tidak normal. Mereka bisa saja memiliki dorongan seks yang meningkat secara abnormal (hiperseksualitas).

Sindrom Putri Tidur

Penyebab

Hingga saat ini, penyebab KLS belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, para peneliti percaya bahwa faktor keturunan dapat menyebabkan beberapa individu memiliki genetik yang dapat mengembangkan gangguan tersebut.

Diperkirakan bahwa gejala KLS juga terkait dengan kerusakan bagian otak yang mengatur fungsi-fugnsi seperti tidur, nafsu makan, dan suhu tubuh (hipotalamus). Beberapa peneliti berspekulasi bahwa KLS termasuk gangguan autoimun.

Menurut studi yang dilakukan oleh Stanford University pada 2005 lalu, disebutkan bahwa 72% dari kasus KLS didahului oleh gejala infeksi yang disebabkan oleh gangguan autoimun.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement