"Lingkaran ini buat kita beradaptasi dengan tetap aktif bergerak, berkegiatan. Penelitian menunjukkan, 15 menit berlari setiap hari atau jalan cepat bisa menurunkan risiko depresi. Gerak aktif atau lari bisa memproduksi hormon endorfrin untuk biologis kita atasi stres," kata Nadya.
"Dengan gerak aktif, jaga protokol kesehatan, bantu kita tidak depresi. Penelitian menunjukkan, bahwa sinar matahari ngga cuma untuk tulang tapi baik untuk cegah depresi," sambungnya.
Selain itu, melakukan hobi dan mengeksplorasi hal-hal baru juga bermanfaat untuk bantu meningkatkan tingkat mood dan mengurangi stres.
"Bahkan, bermula dari hal yang kita sukai, kita dapat mengeksplorasi potensi diri kita untuk menunjang perkembangan diri, baik secara personal maupun professional (self-growth)," kata dia.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.