Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut New Normal, 200 Pramuwisata Dilatih Secara Daring Jadi Pemandu Wisata

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |21:12 WIB
Sambut New Normal, 200 Pramuwisata Dilatih Secara Daring Jadi Pemandu Wisata
Pariwisata Indonesia sambut new normal (Foto : Kemenparekraf)
A
A
A

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) membekali 200 pramuwisata dengan Pelatihan Daring Pemandu Wisata City Tour yang digelar pada 7-27 Juli 2020.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata (PSDMP), Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan, sebagai sektor unggulan, pariwisata menjadi salah satu bidang yang terdampak signifikan oleh pandemi COVID-19. Menanggapi hal tersebut, Kemenparekraf berupaya mengembangkan nature tourism dengan meningkatkan kompetensi pramuwisata di Indonesia.

“Pramuwisata merupakan garda terdepan dalam mempengaruhi citra pariwisata yang positif, sehingga perlu kompetensi dasar yang perlu dimiliki oleh pemandu wisata untuk tetap melangkah maju menghadapi tantangan di era normal baru,” kata Wisnu Bawa seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (7/7/2020).

Pemandu Wisata

Wisnu Bawa juga menjelaskan penting bagi pemerintah untuk membangun harmonisasi yang kuat dengan pelaku pariwisata melalui upskilling dan reskilling sebagai antisipasi dan pembekalan bagi para pramuwisata setelah pandemi berakhir.

Kegiatan pelatihan daring Pemandu Wisata City Tour terdiri dari 5 batch. Masing masing batch terdiri dari 40 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Syarat untuk mengikuti pelatihan ini diantaranya peserta merupakan pramuwisata HPI, pramuwisata lokal yang ada di destinasi atau daya tarik yang selama ini operasionalnya sudah tutup, usia minimal 20 tahun, dan bersedia mengikuti pelatihan sampai selesai.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement