Sementara itu, Risna, salah satu anak gaul yang juga sering nongkrong di Starbucks, berkomentar kejadian ini bukanlah tergolong pelecehan seksual berat.
"Saya mikirnya itu iseng, bukan voyeur atau pelecahan seksual berat. Namun memang kasus "iseng" ini bisa jadi landasan kasus pelecehan seksual yang lebih serius," ungkapnya.
Risna juga bersyukur karena pelaku tindakan pelecehan itu sudah terungkap. Dia berharap bukan cuma dipecat, tapi juga diseret ke jalur hukum.
"Saya sih masih tetap mau nongkrong di Starbucks. Dan juga nggak khawatir pakai model baju sesuka hati," bebernya.