Dr Imsyah menuturkan, meski konsultasi dilakukan dengan tele-oftalmologi, tetap harus membuat pasien nyaman. Bahkan dokter dapat memberikan arahan yang lebih mendalam dan menyeluruh berdasarkan riwayat medis pasien.
“Saat ini sudah lumrah bahkan sifatnya wajib untuk rumah sakit dan klinik mata beradaptasi terhadap perubahan zaman. Utamanya dalam masa sulit seperti wabah virus corona baru ini yang mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah,” beber Dr Imsyah.
Kalau pasien sudah menggunakan tele-oftalmologi namun keluhan matanya tidak terjawab dan butuh tahap lain, dokter juga harus merujuknya ke layanan lanjutan. Teknologi informasi seperti ini dipercaya akan mengubah etos pelayanan kesehatan secara menyeluruh di masa depan.
"Diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan terjangkau untuk menjawab kebutuhan kesehatan mata, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," pungkas CEO SMEC Group itu.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.