Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Penangkal, Dexamethasone Khusus untuk Kasus Berat Covid-19

INews.id , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2020 |22:09 WIB
Bukan Penangkal, Dexamethasone Khusus untuk Kasus Berat Covid-19
Ilustrasi (Foto : Huffingtonpost)
A
A
A

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan rilis penggunaan Dexamethasone untuk penanganan Covid-19. Dalam rilis tersebut, WHO menganjurkan Dexamethasone untuk pasien yang terkonfirmasi dengan sakit berat, kritis, membutuhkan ventilator dan bantuan pernapasan.

Dexamethasone berdasarkan pernyataan WHO tersebut dapat mengurangi risiko kematian pasien Covid-19 hingga 20-30 persen.

"Obat ini dianjurkan karena akan mengurangi jumlah kematian sebesar 20 sampai 30 persen dari kasus-kasus tersebut," ujar Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Kemudian, hal yang harus dipahami bahwa obat tersebut tidak memiliki dampak atau bukan terapi untuk kasus-kasus konfirmasi yang sakit ringan atau tanpa gejala.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement