WISATAWAN tentu sudah tidak sabar ingin liburan ke Bali. Tapi tunggu dulu ya, ada aturan ketat yang harus diperhatikan dan pemerintah Bali pun tengah menggodoknya.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali masih belum menentukan kapan tepatnya pariwisata di Bali akan dibuka. Hingga saat ini, pemerintah provinsi masih fokus dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, dengan terus bersinergi dengan masyarakat dan komunitas lokal termasuk pecalang.
Dia mengatakan, sedikitnya ada 11 indikator yang harus dapat dipenuhi untuk dapat membuka lagi pariwisata di Bali. Seperti melihat jumlah kasus positif Covid-19 berkurang selama 14 hari terakhir sejak puncak tertinggi kasus, serta meningkatnya jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19.

"Selama kasus infeksi bisa ditekan, dan itu yang menjadi fokus kita saat ini hingga nantinya waktu yang tepat untuk membuka kembali destinasi wisata," kata Tjokorda Oka seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Okezone, Kamis (18/6/2020).
Baca Juga: Sudah Gak Sabar ke Bali? Sabar, Menparekraf Wishnutama Sinyalkan Akan Dibuka Bertahap
Di saat yang bersamaan, Pemerintah Provinsi Bali bersama-sama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, menyiapkan diri dalam menghadapi era normal baru.
"Kami berharap nantinya wisatawan Australia dapat kembali berwisata dan mengeksplorasi keindahan Bali dalam nuansa dan tatanan kenormalan baru yang kami persiapkan dengan baik," tandas Tjokorda Oka.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.