Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewi Ngaku Lebih Takut Naik KRL daripada Ojol di Tengah Pandemi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2020 |11:09 WIB
Dewi Ngaku Lebih Takut Naik KRL daripada Ojol di Tengah Pandemi Covid-19
Order ojol (Foto: Okezone)
A
A
A

Masa PSBB membuat ojek online alias ojol dimatikan aplikasinya. Ini membuat para pelangganya tak bisa naik ojol lagi.

Meskipun maksud pemerintah baik karena untuk menekan mobilitas warga dan mencegah penularan Covid-19, namun penutupan aplikasi ojol ini membuat para penumpangnya kesusahan. Salah satunya Dewi, seorang pegawai swasta ternama.

Namun sejak diberlakukannya PSBB masa transisi sejak Senin 8 Juni 2020 ojol bisa mengangkut penumpang lagi. Dewi sangat senang dengan keputusan pemerintah DKI Jakarta ini.

 pakai masker saat naik ojol

"Saya senang bisa naik ojol lagi. Sebab jujur saja, kalau mau naik angkot apa KRL malah takut kena virus corona karena berdesak-desakan. Sedangkan naik ojol kan cuma saya sendiri, dan tak banyak bicara dengan driver, juga pakai masker jadi aman," ujar Dewi, Selasa, (9/6/2020).

 Baca juga: Curhat Dewi Naik Ojol, Pakai Masker Aman dari Virus Corona

Namun, terang Dewi, kalau naik KRL apalagi kalau penuh pasti desak-desakan pas antrinya. Orang-orang lupa jaga jarak karena buru-buru rebutan mau ke kantor.

"Makanya naik ojol itu sebenarnya aman loh. Asalkan pakai masker, lalu sampai di kantor langsung cuci tangan pakai sabun," katanya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement